literaryspring.com – Penjual mobil penumpang di Indonesia selama kuartal I tahun 2026 masih didominasi oleh merek-merek Jepang. Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan mencapai 211.905 unit dari Januari hingga Maret 2026. Angka ini mencerminkan tren positif meski di tengah munculnya pemain baru, terutama dari pabrikan asal China.
Toyota tetap mencatatkan dominasi sebagai pemimpin pasar dengan penjualan 64.416 unit, menguasai 30,4 persen pangsa pasar. Penjualan bulanan Toyota terlihat stabil dengan 22.066 unit di Januari, 22.812 unit di Februari, dan 19.538 unit pada Maret. Diikuti oleh Daihatsu di urutan kedua dengan 34.653 unit (16,4 persen), dan Suzuki di posisi ketiga dengan 19.026 unit (9 persen). Mitsubishi Motors dan Honda melengkapi lima besar dengan penjualan masing-masing 18.469 unit (8,7 persen) dan 13.001 unit (6,1 persen).
Tren menarik muncul dari merek kendaraan listrik asal China, BYD, yang berhasil menembus enam besar dengan penjualan 10.265 unit (4,8 persen), memperlihatkan minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi. Pabrikan Jaecoo dari grup Chery juga menunjukkan performa positif, berhasil menjual 7.927 unit dalam waktu singkat setelah hadir di Indonesia.
Merek seperti Wuling dan Chery masing-masing meraih penjualan 3.643 unit dan 3.433 unit, meskipun kontribusi merek premium seperti BMW dan Mercedes-Benz tetap kecil di pasar. Secara keseluruhan, meski merek Jepang masih dominan, kehadiran merek Tiongkok, terutama dalam kendaraan listrik, menjadi sinyal penting untuk perubahan persaingan di masa depan.