literaryspring.com – Kuningan mencatat capaian progresif dalam sektor pertanian, khususnya pada awal 2026. Hingga akhir Maret, sekitar 78 persen dari total luas baku sawah yang mencapai 26.016 hektare, atau setara dengan 20.310 hektare, telah berhasil dipanen.
Pencapaian ini dikonfirmasi oleh Dinas Pertanian setempat, yang menjelaskan bahwa musim tanam yang tepat dan pemanfaatan teknologi pertanian modern menjadi faktor pendukung utama keberhasilan tersebut. Program penyuluhan yang intensif juga berperan dalam meningkatkan pengetahuan para petani mengenai praktik pertanian yang efisien dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Pertanian Kuningan, dalam keterangannya, menyatakan pentingnya pencapaian ini bagi ketahanan pangan di daerah tersebut. Dia menambahkan bahwa pencapaian panen yang baik ini juga berdampak positif pada perekonomian lokal, memperkuat pendapatan petani, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Berdasarkan data yang diperoleh, Kuningan terus berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Dinas Pertanian telah menargetkan pengembangan lahan pertanian yang lebih luas ke depan serta penerapan teknik pertanian ramah lingkungan. Selain itu, upaya peningkatan irigasi dan penyediaan pupuk yang memadai juga menjadi prioritas dalam rencana jangka pendek.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi area lain untuk mengoptimalkan hasil pertanian mereka, serta mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Pencapaian panen yang signifikan ini menegaskan bahwa dengan kolaborasi dan inovasi, sektor pertanian di Kuningan dapat terus berkembang dan berkontribusi positif bagi masyarakat.