literaryspring.com – Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat, termasuk Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang, di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis sore. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas dua isu penting, yaitu pengembangan becak listrik dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Nanik S. Deyang mengungkapkan bahwa pada pertemuan tersebut, mereka akan membahas lebih mendalam mengenai becak listrik serta pelaksanaan program MBG. Ia mencatat, hingga saat ini, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mencapai 14.320 unit. “SPPG sudah 14.320 per sore hari ini,” jelas Nanik.
Presiden Prabowo sebelumnya menyatakan keinginannya agar seluruh becak di Indonesia beralih menggunakan tenaga listrik. Hal ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada pengayuhan manual oleh pengemudi becak. Dalam sebuah acara pada 17 November, Prabowo menegaskan, “Saya sudah siapkan nanti semua becak di seluruh Indonesia harus becak pakai motor listrik.”
Sebagai langkah awal, Prabowo dan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, bekerja sama dengan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), telah mendistribusikan sekitar 1.000 unit becak listrik kepada penarik becak lansia di beberapa kota di Pulau Jawa. Distribusi tersebut mencakup sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Kendal, Demak, Jepara, Pati, Kudus, dan Rembang. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup pengemudi becak serta memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan melalui penggunaan kendaraan ramah lingkungan.