literaryspring.com – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Arif Rahman, menegaskan pentingnya memperkuat landasan hukum Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Menurut Arif, kekuatan legitimasi dan kewenangan BPIP sangat diperlukan agar lembaga ini dapat menjalankan tugasnya dalam pembinaan ideologi bangsa secara berkelanjutan.
Dalam pernyataannya pada Jumat, 24 Oktober, Arif menekankan bahwa BPIP harus memiliki dasar hukum yang solid. Hal ini diharapkan tidak hanya memberikan kejelasan administratif, tetapi juga mendorong pembentukan karakter kebangsaan yang berlandaskan Pancasila. Ia melihat BPIP sebagai garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila agar tetap relevan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di masyarakat, dalam berbangsa, maupun bernegara.
Arif juga menyoroti perlunya penanaman nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat, terutama di era digital yang dipenuhi oleh informasi yang tidak terkendali. Ia mengkhawatirkan adanya pergeseran makna dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan sosial dan perilaku di media sosial.
Untuk itu, upaya bersama dibutuhkan untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila, sehingga masyarakat tidak mudah terprovokasi dan mampu menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Arif menekankan bahwa penguatan peran BPIP harus dibarengi dengan pendekatan edukatif dan kultural, sehingga nilai-nilai Pancasila tidak hanya dihafal, tetapi juga diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Dia menyimpulkan bahwa Pancasila seharusnya menjadi panduan moral dan kompas kebangsaan, dan pembinaan ideologi perlu diintegrasikan ke dalam pendidikan, keluarga, dan dunia digital.