literaryspring.com – Penemuan teranyar di lokasi runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Sidoarjo, menambah jumlah korban yang tercatat menjadi 124 orang. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melaporkan penemuan tiga jenazah pada Sabtu malam, 4 Oktober 2025. Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menyampaikan bahwa jenazah pertama ditemukan sekitar pukul 21.15 WIB di sektor A1, dan dua jenazah lainnya ditemukan pada pukul 22.00 WIB di sektor A3.
Proses evakuasi yang dilakukan oleh tim SAR gabungan terus berlanjut, dengan fokus utama pada sektor A2 dan A3. Tim dibantu oleh alat berat guna mempercepat pencarian korban. Dari total 124 orang, 104 korban berhasil diselamatkan, sementara 20 orang dinyatakan meninggal, di mana 15 di antaranya belum teridentifikasi.
Nanang menjelaskan bahwa tim SAR menduga korban yang belum ditemukan berada di antara sektor A1, A2, A3, dan A4, sehingga upaya membongkar bagian di sektor A4 dianggap penting untuk membuka akses pencarian. Dia juga menambahkan bahwa jika dalam tujuh hari tidak semua korban ditemukan, operasi SAR akan diperpanjang guna memastikan semua jenazah dapat dievakuasi.
Sebelumnya, pada hari yang sama, Basarnas berhasil mengevakuasi korban ke-28 dan ke-29, serta menemukan salah satu bagian tubuh lain di sektor pencarian A4. Situasi di lokasi tetap diawasi ketat, dengan harapan bahwa penemuan selanjutnya akan lebih banyak. Tim berkomitmen untuk terus berupaya dalam pencarian hingga semua korban ditemukan.