literaryspring.com – Gempa bumi berkekuatan 4,7 magnitudo mengguncang Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 8 April 2026, pukul 23.12 WIB. Peristiwa ini menyebabkan kerusakan pada beberapa rumah dan melukai total 15 warga setempat.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, menjelaskan bahwa pusat gempa terletak di Desa Terong, Kecamatan Adonara Timur. Dari laporan yang diterima, terdapat lima orang mengalami luka berat dan sepuluh orang lainnya luka ringan akibat dampak gempa tersebut. Sekitar 100 kepala keluarga dilaporkan terdampak bencana ini.
Abdul mengungkapkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur telah mengerahkan tim ke lokasi untuk menangani situasi darurat. Tim tersebut sedang melakukan pendataan, melakukan monitoring dampak, serta mendirikan tenda pengungsi untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal.
Selain itu, pendistribusian bantuan kepada yang terdampak juga dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Masyarakat setempat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Upaya mitigasi dan penanganan bencana ini menjadi prioritas, mengingat dampak yang ditimbulkan cukup signifikan.
Pihak terkait akan terus melakukan evaluasi dan memantau situasi guna memastikan keselamatan dan pemulihan bagi warga yang terdampak. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan dukungan maksimal dalam masa-masa sulit ini.