Site icon literaryspring.com

Penjualan BYD di Jepang melonjak hampir dua kali lipat pada Maret 2026

[original_title]

literaryspring.com – Penjualan mobil listrik BYD mengalami peningkatan signifikan di Jepang, hampir dua kali lipat pada Maret 2026. Merek asal China ini merupakan produsen kendaraan energi baru terbesar di dunia yang berupaya memperluas pangsa pasarnya di tengah persaingan ketat domestik. Target yang ditentukan BYD adalah menjual 10.000 unit mobil listrik per tahun di Jepang, setelah pada 2025 berhasil mengirimkan 3.731 unit.

Data yang dirilis oleh Japan Automobile Importers Association (JAIA) menunjukkan bahwa BYD menjual 625 kendaraan pada Maret 2026, mencatat kenaikan 91,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada kuartal pertama 2026, pengiriman perusahaan ini mencapai 1.142 unit kendaraan energi baru, mencakup battery electric vehicles (BEV) dan plug-in hybrid electric vehicles (PHEV).

Meskipun pencapaian ini terbilang positif, BYD masih memiliki pangsa pasar yang relatif kecil di Jepang, dengan hanya 3,7 persen dari total penjualan mobil listrik. Total penjualan mobil di Jepang pada Maret 2026 mencapai 407.564 unit, sementara penjualan kendaraan listrik mencapai 16.924 unit. Selain itu, penyesuaian kebijakan subsidi untuk kendaraan energi baru di Jepang, yang menurunkan subsidi per kendaraan, juga menjadi tantangan bagi BYD.

Keberhasilan BYD di pasar Jepang didukung oleh peluncuran beberapa model, termasuk Sealion, Atto 3, dan Dolphin. Perusahaan itu juga berencana meluncurkan mobil kota listrik baru, Racco, musim panas ini. Meskipun menghadapi hambatan, BYD tetap optimis untuk meningkatkan penjualannya di Jepang sambil mengandalkan ekspor sebagai prioritas utama untuk mengkompensasi permintaan yang menurun di pasar domestiknya di China.

Exit mobile version