Site icon literaryspring.com

KNEKS Sampaikan Usulan Sukuk untuk Energi Surya Berbasis Syariah

[original_title]

literaryspring.com – Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mengusulkan skema pembiayaan campuran untuk memperkuat proyek energi terbarukan, khususnya energi surya, melalui kombinasi instrumen Sukuk dan dana sosial syariah. Dalam diskusi bertajuk “Green Sukuk untuk Transisi Energi: Model Pembiayaan Inovatif bagi Program 100 GW Energi Surya”, Direktur Jasa Keuangan Sosial Syariah KNEKS, Dwi Irianti Hadiningdyah, menekankan perlunya inovasi dalam pembiayaan yang dapat membuka peluang bagi pengembangan energi terbarukan.

Dwi menjelaskan bahwa skema blended financing ini akan memadukan instrumen pembiayaan komersial dan sosial, sehingga menciptakan opsi baru untuk mendanai proyek energi yang selama ini masih bergantung pada sumber pembiayaan konvensional. Potensi dana sosial syariah di Indonesia, termasuk zakat dan wakaf, diperkirakan mencapai ratusan triliun rupiah per tahun. Menurutnya, ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan energi surya dan infrastruktur energi terbarukan di masyarakat.

Sementara itu, Direktur Pembiayaan Syariah dari Kementerian Keuangan, Deni Ridwan, menyatakan bahwa instrumen pembiayaan syariah merupakan salah satu strategi pemerintah untuk mendukung ekonomi hijau. Deni menambahkan bahwa penerbitan Sukuk Hijau telah berhasil membiayai berbagai proyek ramah lingkungan, berkontribusi pada pengurangan emisi karbon lebih dari 10 juta ton.

Pemanfaatan energi terbarukan di pedesaan juga ditunjukkan sebagai cara untuk meningkatkan produktivitas lokal. Program-program ini dapat membantu sektor-sektor seperti perikanan melalui penyediaan energi yang memadai. Dengan kolaborasi berbagai pihak, diharapkan pembiayaan hijau dan syariah dapat mempercepat investasi energi terbarukan dan mencapai target emisi nol bersih di Indonesia.

Exit mobile version