literaryspring.com – Gempa bumi berkekuatan 6,5 skala Richter mengguncang wilayah Kabupaten Sumenep dan Pulau Sapudi, Jawa Timur, pada Selasa tengah malam. Akibat peristiwa tersebut, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan yang signifikan.
Berdasarkan informasi dari Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, pukul 01.00 WIB, empat rumah di Kabupaten Sumenep mengalami kerusakan pada dindingnya. “Dinding rumah warga roboh dan puingnya berserakan di tanah,” ungkap Abdul dalam keterangannya, Rabu (1/10/2025). Wilayah yang terdampak meliputi empat kecamatan, yaitu Gayam, Nonggunong, Talango, dan Saronggi.
Hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai korban jiwa akibat getaran gempa tersebut. BNPB memastikan akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk memantau situasi lebih lanjut.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga direncanakan akan turun ke lapangan untuk melakukan monitoring, kaji cepat, serta mengambil tindakan darurat yang diperlukan. Abdul memastikan bahwa informasi terbaru akan disampaikan secara berkala untuk menjaga transparansi dan menginformasikan masyarakat mengenai langkah-langkah yang diambil.
Dengan adanya gempa ini, masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengikuti prosedur keselamatan ketika terjadi bencana. Pihak berwenang menyerukan agar warga tetap tenang dan tidak panik sambil menunggu informasi lebih lanjut mengenai situasi ini.