literaryspring.com – Aurora, fenomena alam menakjubkan, akan memanjakan penggemar langit malam ini setelah serangkaian letusan matahari. Pada 3-4 Agustus, sebuah area aktif di matahari bernama AR4168 menghasilkan beberapa pelepasan massa koronal yang kuat, yang kini bergerak menuju Bumi. Letusan terkuat, diklasifikasikan sebagai flare kelas M4.4, terjadi pada 5 Agustus dan diharapkan mempercantik malam di berbagai negara bagian di Amerika Serikat, termasuk Alaska hingga Illinois.
Para astronom memprediksi bahwa partikel solar tersebut akan memengaruhi medan magnet Bumi antara 7-8 Agustus, berpotensi memicu badai geomagnetik yang sering menampakkan aurora. Meskipun istilah ‘badai’ mungkin terdengar menakutkan, para peneliti menegaskan bahwa ini lebih mirip dengan pertunjukan cahaya spektakuler yang dapat dinikmati masyarakat.
Sebanyak 18 negara bagian diperkirakan akan menyaksikan pertunjukan ini, meliputi Alaska, Montana, Dakota Utara, dan turun hingga ke Illinois, Iowa, dan Nebraska. Pegunungan dan area dengan pencahayaan rendah menjadi tempat ideal untuk menyaksikan keindahan aurora yang melintas di langit, terutama menjelang pukul 2 dini hari.
Dalam kondisi yang tepat, para pengamat dapat menikmati pesona warna-warna aurora yang dihasilkan dari tabrakan partikel solar dengan gas di atmosfer, menghasilkan warna hijau dari oksigen dan ungu serta biru dari nitrogen. Dengan perlindungan atmosfer Bumi dari radiasi berbahaya, para pencari aurora hanya perlu menyiapkan diri untuk mengambil gambar spektakuler dan menikmati malam yang ajaib.